Sistem Informasi Psikologi 3 (CBIS)

Nama : dewi sartika

Kelas : 4pa01

NPM : 15509128

Computer Based Information system

Istilah Computer Based Information system sebenarnya mengacu pada system informasi yang dikembangkan berbasis teknologi computer. CBIS (Computer Based Information System/Sistem Informasi Berbasis Komputer).

Informasi adalah salah satu jenis utama sumber daya yang tersedia bagi manajer. Output informasi dari computer digunakan oleh para manajer, non-manajer, serta orang-orang dan organisasi-organisasi dalam lingkungan perusahaan. Perusahaan adalah suatu system yang bersifat fisik namun dikelola dengan menggunakan suatu system konseptual, system konseptual itu terdiri dari suatu pengolah informasi yang mengubah data menjadi informasi   sumber daya fisik. Aplikasi computer utama yang pertama adalah pengolahan data akuntansi, aplikasi tersebut lalu diikuti oleh empat aplikasi lain , yaitu; Sistem Informasi Manajemen, Sistem Pendukung keputusan, Kantor Virtual, dan system berbasis pengetahuan. Kelima aplikasi ini membentuk Sistem Informasi Berbasis Komputer (Computer Based Information System), atau CBIS. Menimbang Nilai CBIS Tanpa memandang apakah spesialis informasi atau pemakai yang mengembangkan aplikasi, CBIS harus dinilai dengan cara yang sama seperti investasi besar lain dalam perusahaan. Menimbang nilai CBIS dengan menggunakan gabungan ukuran-ukuran kuantitatif dan subyektif, adalah kunci dalam langkah mencapai sumber daya yang berharga.

Mencapai CBIS Dalam beberapa hal, tiap sub-system CBIS menyerupai suatu organisme hidup-lahir, bertumbuh, menjadi matang, berfungsi, dan akhirnya mati. Proses evolusi ini disebut siklus hidup system (System Life Cycle-SLC), dan terdiri dari tahap-tahap berikut :
-Perencanaan
-Analisis
-Rancangan
-Penerapan
-Penggunaan

Mengelola CBIS Seiring berkembangnya CBIS, manajer merencanakan siklus hidup dan mengatur para spesialis informasi yang terlibat, setelah penerapan, manajer mengendalikan CBIS untuk memastikan bahwa system tersebut terus menyediakan dukungan yang diharapkan. Tanggung jawab keseluruhan manajer dan dukungan tahap yang diberikan oleh para spesialis informasi saat manajer memilih untuk memanfaatkan dukungan para spesialis informasi, kedua pihak bekerjasama untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi solusi alternative, memilih solusi terbaik, merakit perangkat keras dan perangkat lunak yang sesuai, menciptakan database, dan menjaga kemuktahiran system.

Merekayasa Ulang CBIS

Banyak suatu system perusahaan dibuat sebelum teknologi computer secanggih sekarang. System-sistem ini mencakup baik system yang memproses data perusahaan maupun system yang melaksanakan fungsi dasar seperti mengebor minyak atau merakit suatu komponen. Manajemen sering berkesimpulan bahwa perlu dilakukan pendekatan baru atas system-system ini. Dengan sepenuhnya memanfaatkan teknologi computer modern. Proses mengerjakan ulang system itu dinamakan rekayasa ulang (reengineering). Istilah rancang ulang proses bisnis (business process redesign). Atau BPR, juga digunakan. Ketika suatu system direkayasa ulang, itu tidak selalu merupakan pendekatan yang sama sekali baru. unsur-unsur yang baik dari system itu dapat dipertahankan kemudian teknologi computer diterapkan. Dengan semakin banyaknya system yang semakin tua, BPR akan menjadi metodologi pengembangan yang dipilih, dibandingkan SLC.

 

Tipe-tipe system informasi :

CBIS biasanya dibedakan menjadi beberapa tipe aplikasi , yaitu :

a. Transaction processing system (TPS)

b. Management information system (MIS)

c. Decision support  system   (DSS)

D. Expert system and  artificial intelligence (ES,AI)

 

Stair (1992) menjelaskan bahwa system informasi berbasis computer (CBIS) dalam suatu organisasi terdiri  dari komponen-komponen berikut :

a. Perangkat keras

Yaitu perangkat keras komponen untuk melengkapi kegiatan memasukan data, dan keluaran data.

b. Perangkat lunak

Yaitu program dan intruksi yng diberikan ke computer.

c. Database

Yaitu kumpulan data dan informasi yang diorganisasikan sedemikian rupa sehingg mudah diakses ke pengguna system informasi.

d. Telekomunikasi

Yaitu komunikasi yang menghubungkan antar pengguna system engan system computer secara bersama-sama kedalam suatu jaringan kerja yang efektif.

e. Manusia

Yaitu personil dari system informasi, meliputi Manager, analisis, Progamer, dan operator, serta bertanggung jawab terhadap perawatan system.

Sistem Informasi Berbasis Komputer atau Computer Based Information System (CBIS) merupakan sistem pengolahan suatu data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dapat dipergunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis. Beberapa istilah yang terkait dengan CBIS antara lain:

 

1.      Data

Menurut berbagai kamus bahasa Inggris-Indonesia, data diterjemahkan sebagai istilah yang berasal dari kata “datum” yang berarti fakta atau bahan-bahan keterangan. Data merupakan deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang kita hadapi. Data adalah fakta yang jelas lingkup, tempat, dan waktunya. Data diperoleh dari sumber data primer atau sekunder dalam bentuk berita tertulis atau sinyal elektronis. Jadi pada intinya, data merupakan kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian dan merupakan kesatuan nyata yang nantinya akan digunakan sebagai bahan dasar suatu informasi.

 

2.      Informasi
Informasi merupakan hasil dari pengolahan data menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian nyata dan dapat digunakan sebagai  alat bantu untuk pengambilan suatu keputusan.

3.      Sistem
Sistem adalah kumpulan dari beberapa elemen yang saling berintegrasi untuk mencapai tujuan tertentu. Elemen-elemen yang mewakili suatu sistem secara umum adalah masukan (input), pengolahan (processing) dan keluaran (output).

Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya untuk mendapatkan informasi tersebut. Kualitas informasi sangat dipengaruhi atau ditentukan oleh beberapa hal yaitu :

a.       Relevan (Relevancy)

b.      Akurat (Accurancy)

c.       Tepat waktu (Time liness)

d.      Ekonomis (Economy)

e.       Efisien (Efficiency)

f.       Ketersediaan (Availability)

g.      Dapat dipercaya (Reliability)

h.      Konsisten

4.      Berbasis Komputer

Sistem Informasi “berbasis komputer” mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem informasi. Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer.

 

IMPLEMENTASI CBIS UNTUK KEUNGGULAN KOMPETITIF DALAM OPERASIONAL PERUSAHAAN PADA ERA GLOBALISASI

 

Salah satu penyebab utama terjadinya era globalisasi yang datangnya lebih cepat dari dugaan semua pihak adalah karena perkembangan pesat teknologi informasi. Implementasi internet, electronic commerce, electronic data interchange, virtual office, telemedicine, intranet, dan lain sebagainya telah menerobos batas-batas fisik antar negara. Penggabungan antara teknologi komputer dengan telekomunikasi telah menghasilkan suatu revolusi di bidang sistem informasi.

 

Data atau informasi yang pada jaman dahulu harus memakan waktu berhari-hari untuk diolah sebelum dikirimkan ke sisi lain di dunia, saat ini dapat dilakukan dalam hitungan detik. Tidak berlebihan jika salah satu pakar IBM menganalogikannya dengan perkembangan otomotif sebagai berikut: “seandainya dunia otomotif mengalami kemajuan sepesat teknologi informasi, saat ini telah dapat diproduksi sebuah mobil berbahan bakar solar, yang dapat dipacu hingga kecepatan maximum 10,000 km/jam, dengan harga beli hanya sekitar 1 dolar Amerika!”. Secara mikro, ada hal cukup menarik untuk dipelajari, yaitu bagaimana evolusi perkembangan teknologi informasi yang ada secara signifikan mempengaruhi persaingan antara perusahaan-perusahaan di dunia, khususnya yang bergerak di bidang jasa. Secara garis besar, ada empat periode atau era perkembangan sistem informasi, yang dimulai dari pertama kali diketemukannya komputer hingga saat ini. Keempat era tersebut (Cash et.al., 1992) terjadi tidak hanya karena dipicu oleh perkembangan teknologi komputer yang sedemikian pesat, namun didukung pula oleh teori-teori baru mengenai manajemen perusahaan modern. Ahli-ahli manajemen dan organisasi seperti Peter Drucker, Michael Hammer, Porter, sangat mewarnai pandangan manajemen terhadap teknologi informasi di era modern. Oleh karena itu dapat dimengerti, bahwa masih banyak perusahaan terutama di negara berkembang (dunia ketiga), yang masih sulit mengadaptasikan teori-teori baru mengenai manajemen, organisasi, maupun teknologi informasi karena masih melekatnya faktor-faktor budaya lokal atau setempat yang mempengaruhi behavior sumber daya manusianya.

 

Sehingga tidaklah heran jika masih sering ditemui perusahaan dengan peralatan komputer yang tercanggih, namun masih dipergunakan sebagai alat-alat administratif yang notabene merupakan era penggunaan komputer pertama di dunia pada awal tahun 1960-an.

 

Raymond Kurzweil, 62, telah membuat ratusan prediksi ilmiah berkaitan dengan akselerasi teknologi dan perkembangan inteligensi pada abad ke-21. Dia pun menyebut dirinya sebagai pembaca masa depan teknologi manusia. SEJARAH telah membuktikan prediksinya. Dia berhasil memprediksi Uni Soviet bakal hancur. Begitu pula prediksinya tentang perkembangan pesat internet yang terbukti benar.

 

Kini dia sering memprediksi beberapa teknologi yang akan berkembang pesat dalam beberapa tahun mendatang. Ke depan,menurut Kurzweil,komputer akan benarbenar menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Akses internet tersedia di manamana. Telepon seluler (ponsel) akan dibuat menjadi satu kesatuan dengan pakaian manusia. Pada 2014, Kurzweil memprediksi robot pembersih rumah akan menjadi suatu hal yang lumrah. Pada 2020, komputer akan memiliki kekuatan yang sama seperti otak manusia. Bentuk komputer akan semakin kecil. Pada tahun tersebut, teknologi medis akan berkembang ribuan kali lebih maju dibandingkan saat ini.

 

Adapun pada 2045, komputer senilai USD1.000 lebih cerdas dibandingkan manusia. Dia sangat percaya,mesin cerdas yang menyamai manusia akan tercipta.Kurzweil sangat yakin, mesin tersebut nantinya memiliki kemampuan penalaran, berpengetahuan,mampu belajar, terampil berbahasa, bergerak, serta berkreativitas tinggi. Selanjutnya,era pasca-2045 disebut Kurzweil sebagai “kebangkitan” alam semesta lantaran mesin mampu menyatu dengan alam. Kurzweil memprediksi, mesin dapat memiliki kemampuan untuk membuat planet seukuran komputer pada 2099. Kontroversi lain yang pernah dikemukakanKurzweiladalahkemampuan manusia bisa menjalani hidup abadi dalam waktu 20 tahun mendatang melalui nanoteknologi. Nanoteknologi dapat membantu agar tubuh manusia bisa terus bekerja,khususnya dalam pemahaman tentang gen-gen tubuh.Teori tersebut disebut Law of Accelerating Return.

 

Keberadaan teori tersebut memungkinkan pembuatan pankreas dan penanaman syaraf. “Teknologi akan membuat kita hidup selamanya,” paparnya kepada Telegraph. Dia mengemukakan,nanobot akan menggantikan sel-sel darah dan bekerja lebih efektif. Dengan penuh keyakinan dia mengatakan, dalam kurun 25 tahun mendatang, manusia dapat berlari dalam ajang Olimpiade selama 15 menit tanpa mengambil napas. Manusia juga mampu menyelam selama empat jam tanpa oksigen.

 

Pada 2050,Kurzweil yakin,teknologi mengizinkan otak manusia berpindah ke tubuh robot. Keabadian pun menjadi kenyataan bagi manusia.Kurzweil menerangkan, jantung manusia di masa depan dapat beristirahat.Pasalnya,kerja jantung dapat digantikan oleh robot yang mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Prediksi yang dikemukakan Kurzweil bukan sekadar prediksi layaknya bualan para peramal.Ramalan tentang teknologi masa depan tersebut diungkapkan Kurzweil dalam berbagai bukunya seperti The Age of Intelligent Machines, The 10% Solution for a Healthy Life, How to Eliminate Virtually All Risk of Heart Disease and Cancer, dan buku paling laris karyanya The Age of Spiritual Machines, When Computers Exceed Human Intelligence.

 

Pada Oktober tahun lalu,Kurzweil pun meraih penghargaan The Economist’s Innovation Awards dalam kategori komputer dan telekomunikasi. Pada 2002, dia meraih USD500.000 atas penghargaan Medali Nasional Teknologi yang diberikan oleh mantan Presiden AS Bill Clinton. Pada 1988, dia mendapatkanjulukan “penemutahunini”oleh Museum Ilmu Pengetahuan Boston. Kurzweil telah menerapkan kemajuan teknologi elektronik dasar untuk merintis berbagai produk inovatif dalam bidang pengenalan karakter optik,musik,teks sintesis, dan medis.Kurzweil dipuji karena mampu mengembangkan teknologi yang sukses secara komersial dan merangsang teknologi lain. Bagi Kurzweil, manusia harus berbagi ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masa depan. Tanpa kenal lelah, dia pun berusaha untuk mengembangkan model dan strategi informasi dan teknologi komunikasi untuk masyarakat di seluruh dunia.“Saya berharap semakin banyak orang yang mengembangkan dan menemukan teknologi baru,” paparnya seperti dikutip dari The Economist. Pria kelahiran 12 Februari 1948 ini memang ilmuwan yang sangat cerdas. Bayangkan saja, pada usia 15 tahun, dia telah menulis program komputer yang digunakan oleh peneliti di IBM.Program komputer tersebut menjadi inspirasi bagi IBM untuk dimanfaatkan oleh perusahaan teknologi komputer ternama tersebut. Di kalangan para ilmuwan, nama besar Kurzweil disebut sebagai pengganti Thomas Edison. Belum cukup sampai di situ, majalah ekonomi ternama Amerika Serikat Forbesmenjuluki Kurzweil sebagai “mesin pemikir terdahsyat”.

 

Daftar pustaka

Analisis dan perancangan Sistem Informasi, Hanif Al Fatta (2007).

http://books.google.co.id/books?id=oHi8C1W4N7wC&pg=PA11&lpg=PA11&dq=CBIS+adalah&source=bl&ots=3LTiwGaaFm&sig=vbW8wlFScX_cW8S_YnfbnFGqXUc&hl=id&sa=X&ei=vD94UOKuFYfJrQeC94DoAw&ved=0CDEQ6AEwAQ#v=onepage&q=CBIS%20adalah&f=false

 

Sistem Informasi Management, Raymond (2008).

http://books.google.co.id/books?id=2aXEg7DtCS0C&pg=PA7&lpg=PA7&dq=arsitektur+komputer&source=bl&ots=ENJ1FpHyfa&sig=dGy-s7ODDOag_BoRW4jNB8i6ZYA&hl=id&sa=X&ei=mZ5vUKGWN4XsrAfI34GwBA&ved=0CCkQ6AEwAA#v=onepage&q=arsitektur%20komputer&f=false

 

Sistem Informasi Management, Chr, Jimmy. L. Gaol, (2008)

http://books.google.co.id/books?id=VFFQD2eHGYYC&pg=PA180&lpg=PA180&dq=arsitektur+komputer&source=bl&ots=Ur55F3I51-&sig=fOxkMnlDABbknWhiAIiB7WFP_1Q&hl=id&sa=X&ei=tZ5vUOKSN8vjrAe20oDgCw&ved=0CEAQ6AEwBA#v=onepage&q=arsitektur%20komputer&f=true

 

Rizky, selasa 07-12-2010.

http://rizki-zakaria.blogspot.com/2010/12/jelaskan-evolusi-dari-computer-based.html

 

 Diposkan oleh My Blog Rico di 14:50

http://prandiricosecretcode.blogspot.com/2009/12/cbis-computer-based-information.html

 

http://sekolahtinggiilmuekonomiindonesia.wordpress.com/2011/09/17/contoh-makalah-sti/

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: