seni tembikar

Seni Tembikar Ende Lio

Posted on 9 Januari 2007. Filed under: Ooyi🙂 Seni dan Budaya |

Tangan trampil ibu kami

Seni tembikar atau tanah liat/ taki yang sudah terkenal di Kabupaten Ende yaitu Lise – Wolowaru dan Wolotolo – Detusoko dimana hasil kerajinannya telah memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Ende dan sekitarnya dalam hal perkakas dapur. Adapula di tempat-tempat lain membuatnya, tetapi hanya untuk kebutuhan rumah tangganya sendiri, kerajinan tembikar seakan-akan hilang karena kalah bersaing dengan barang-barang import. .

Pengolahan bahan baku tembikar yaitu dari tana taki atau tanah liat, ditumbuk halus, diremas-remas dengan air hingga merekat, dibentuk dan dikeringkan lalu dibakar dengan api. Beberapa macam jenis seni tembikar diantaranya yaitu:

  • a.Podo
    Periuk berbentuk bulat dengan permukaan mulut bergerigi, gunanya untuk memasak nasi, jagung, singkong dll.
  • b.Sewe
    Bentuknya hampir sama dengan periuk, hanya mulutnya lebih lebar dan ada juga dilengkapi dengan telinga digunakan untuk memasak lauk pauk dll.
  • c.Paso
    Bentuknya bulat lonjong dilengkapi dengan lingkaran pinggir kaki, digunakan sebagai tempat penampung lauk pauk yang sudah dimasak juga digunakan tempat merendam tarum/ taru menjadi nila.
  • d.Kawa
    Bentuknya bulat ceper dilengkapi dengan telinga, digunakan sebagai tempat penggorengan dan memasak lauk pauk dan masakan lainnya.
  • e.Kumba
    Periuk besar berbentuk lonjong dengan bagian dasarnya rata digunakan sebagai tempat air minum dan tuak/ moke. Permukaannya dibuat ukiran garis dan binatang ampibi/ reptil.
  • f.Nggusi
    Ukurannya lebih kecil dari kumba, bentuk dan kegunaanya sama seperti kumba.
  • g.Pane
    Bentuknya seperti piala minuman, dihiasi dengan ukiran bergaris lurus dan silang memenuhi lingkaran, digunakan sebagai tempat nasi atau lauk/ piring makan.
  • h.Bha
    Bentuknya ceper seperti piring makan, dibagian dasar dengan lingkaran timbul digunakan sebagai piring makan dan lain sebagainya.
  • i.Piri
    Bentuknya seperti bha/ piring hanya ukurannya lebih kecil, digunakan sebagai tempat tatakan minuman dan tempat sambal dll.
  • sumber: http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://farm1.static.flickr.com/133/350599097_c4abbe532a.jpg&imgrefurl=http://ooyi.wordpress.com/2007/01/09/seni-tembikar-ende-lio/&usg=__Ml7IJohlU2QnbIfoj-y6_LCFPP4=&h=304&w=283&sz=28&hl=id&start=1&um=1&tbnid=_MAP223vSMXXMM:&tbnh=116&tbnw=108&prev=/images%3Fq%3Dseni%2Btembikar%26hl%3Did%26sa%3DX%26um%3D1

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s


    %d bloggers like this: